IPW: Pilihlah Ketua KPK Dari Figur yang Jelas

Foto: Ketua Presidium IPW, Neta S Pane /ist

RadarKotaNews – Ketua Presidium IPW, Neta S Pane menyampaikan dual hal, pertama tentang revisi UU KPK, kedua tentang Capim KPK. Yang kedua-duanya merupakan tugas Komisi III, menyelesaikan hal ini sampai akhir bulan.

“Dalam pemaparan ini kami menyampaikan dukungan juga kepada Pansel, kemudian evaluasi pemikiran-pemikiran untuk membenahi KPK,”kata Neta dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR dengan Masyarakat Sipil di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (10/9)

Sambung dia, misi yang kami ingin sampaikan agar KPK bisa tampil dengan ketua baru, semangat baru. Sehingga KPK bisa tampil dengan paradigma baru.

Di tegaskan Neta, KPK harus mempunyai konsen yang jelas dalam menurunkan angka korupsi, sebab, ada 9 tugas KPK, diantaranya : 1. Pencegahan, 2. Penindakan. “Selama ini pencegahan hampir tidak pernah dilakukan, malah banyak melakukan penindakan seperti OTT, OTT-nya juga ecek-ecek. Dengan OTT dan penindakan, orang KPK lebih asik dengan pencitraan.”katanya

Selain itu, Perlunya penguatan status ASN sehingga kepastian pegawai KPK sebagai pegawai negara benar-benar bisa terkendali dan taat UU. Dan mereka juga bisa mengikuti pendidikan di Lemhanas atau yang lain. Mereka juga bisa berkarir di institusi lain. Sehingga tidak terjadi seperti sekarang.

Tidak hanya itu, Neta juga menilai keberadaan Dewan Pengawas (Dewas) bagi KPK adalah sebuah solusi yang harus segera dibentuk, agar mereka juga bisa berkarir di institusi lain dimutasi ke BUMN atau ke departemen.

“Pilihlah ketua KPK dari figur yang jelas dan berpengalaman. KPK tidak hanya memberantas korupsi tetapi juga menekan angka korupsi.”pesan Neta.(wawan)