Beranda Nasional IPMJ Ajak Masyarakat Berdiskusi Agar Tidak Mudah Terprovokasi

IPMJ Ajak Masyarakat Berdiskusi Agar Tidak Mudah Terprovokasi

0
BERBAGI

RadarKotaNews – Ikatan Pers Mahasiswa Jakarta (IPMJ) berencana akan menggelar diskusi bareng media massa dengan mengangkat thema, Optimalisasi Pers Dalam Mewujudkan Situasi Kondusif Pasca Pemilu 2019″. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 20 Mei 2019, Pukul 15.00 s/d selesai bertempat di RM Handayani Jl. Matraman Raya, Jakarta Timur.

Akan hadir sebagai narasumber yaitu Asep Saefudin, MS.i dari Manajer Riset Indo Barometer, KH. Masduki Baidlowi (PBNU), Dr. Rajab Ritonga (Direktur UKW PWI Pusat) dan Dr. Hery Haryanto Azumi dari
Sekjend Majlis Dzikir Hubbul Wathon.

Menurut Ketua Panitia, Achmad Aulia mengatakan, bahwa kegiatan ini dalam rangka meluruskan polemik yang terus mengemuka baik hasil quick count atau
hitung cepat dari sejumlah lembaga survei kredibel. Berdasarkan hasil quick count dan real count sementara, pasangan calon nomor urut 01 sebagai pemenang pemilihan presiden 2019.

Di sisi lain, kubu 02 terus melakukan politik membangun persepsi publik, bahwa merekalah pemenang Pilpres 2019 sehingga membangun narasi ketidakpercayaan kepada proses Pemilu dan memprovokasi massa,” Ungkap Aulia kepada awak media di Jakarta, Sabtu (18/05/19)

“Tentu suasana semakin memanas ketika publik juga dibombardir isu tentang
kecurangan Pemilu. Sebaran isu tersebut meliputi perbedaan C1 dan data KPU,
adanya surat suara tercoblos untuk pasangan 01 Jokowi-Ma’ruf Amin, hingga
netralitas KPU,”Jelasnya.

Selian itu, lanjut Aulia, pembicaraan semakin intens dan merambah dunia maya dengan ditandai oleh naiknya tagar-tagar provokatif seperti #KPUJanganCurang,

SaveOurDemocracy, hingga #INAelectionOnserverSOS, sehingga ini semua perlu di dudukan dan di bicarakan bersama agar masyarakat tidak mudah termakan provokasi dan isu yang berkembang,” Ujurnya.

Aulia juga mengajak masyarakat untuk datang dalam acara tersebut demi tercerahkan dan tidak mudah termakan isu yang tidak menguntungkan untuk persatuan dan kesatuan bangsa kita.

“Mari datang dalam acara tersebut agar kita bisa mem filter isu dan tidak mudah termakan hasutan, apalagi sampe terprovokasi, ini demi persatuan dan kesatuan bangsa yang kita cintai, ” Tutup Aulia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here