Beranda Internasional Indonesia Diharap Berkontribusi Dalam Menyelesaikan Pelanggaran HAM Di Palestina

Indonesia Diharap Berkontribusi Dalam Menyelesaikan Pelanggaran HAM Di Palestina

42
0
BERBAGI

RadarKotaNews – Tentang 50 tahun pendudukan Israel atas palestina di OPT (Jalur Gaza), selama ini Israel dinilai belum mematuni ketentuan resolusi yang dibuat oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB).

Hal tersebut di sampaikan Mantan pelopor khusus untuk situasi HAM di Palestina Makarim Wibisono saat menghadiri seminar 50 tahun pendudukan Israel atas Palestina di gedung AISTH Universitas Indonesia (UI), Jalan Salemba Raya Jakarta, Rabu (01/10).

Lanjut dia, Setelah 50 tahun semua ketentuan resolusi DK PBB tersebut tidak pernah dilaksanakan, karena Israel tidak mematuhinya.

Hal tersebut, berdampak pada banyaknya ratusan ribu jiwa yang telah menjadi korban pada kasus pelanggaran HAM di OPT. Sebab kata dia, Jumlah besar diluar kemampuan tentara pendudukan untuk melindunginya.

Sementara, posisi Indonesia juga diharap berkontribusi dalam menyelesaikan pelanggaran HAM di Palestina. Seperti dukungan Palestina dalam Konferensi NASSP dan mencanangkan Capacity Building for Palestine, Program pelatihan kepada 10.000 warga Palestina dan mendukung Palestina dalam konferensi peringatan HUT Palestina ke 66 pada Konferensi Asia Afrika.

Selain Makarim, Direktur Amnesty International Indonesia Usman Hamid mengatakan bahwa Indonesia harus merangkul negara-negara Arab dan berpenduduk mayoritas Muslim Untuk desak Israel agar menghentikan segala bentuk pelanggaran HAM di OPT(Jalur Gaza).

Menurutnya, Indonesia memegang peranan penting dalam pergaulan bangsa-bangsa.

‚ÄúSecara khusus, hubungan baik antara Indonesia dengan negara-negara arab dan berpenduduk mayoritas muslim didunia serta Amerika Serikat menjadi modal utama untuk meningkatkan tekanan internasional kepada Israel agar menghentikan segala bentuk pelanggaran HAM yang terjadi di wilayah pendudukan Palestina (OPT),”tutupnya.(fy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here