Incumbent Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok Akan Kalah Dalam Pilgub 2017

Radarkotanews.com, Jakarta – Wakil Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria menegaskan, incumbent Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan kalah dalam Pilgub 2017 mendatang. Karena berdasarkan survei yang dilakukan Poltracking Indonesia, elektabilitas dan akseptabilitas Ahok tidak melebihi 70 persen. 

Padahal sebagai petahana harusnya elektabilitas dan akseptabilitas yang harus dimiliki Ahok harus diatas 75 persen. Berdasarkan survei Poltracking Indonesia, elektabilitas Ahok hanya 40,77 persen dan akseptabilitas 64 persen. Sementara dalam popularitas yang dimiliki Ahok memang mencapai 92,56 persen dibanding kandidat lainnya. 

“Ahok pasti kalah, dimana-mana incumbent surveinya tidak hanya 50 persen tapi harus 75 persen. Kalau suveri hasilnya dibawah 50 persen maka Ahok pasti kalah,” kata Ahmad Riza Patria saat menjadi pembicara dalam temuan survei Poltracking Indonesia di Jakarta, Kamis (15/9/2016). 

Menurut Riza, Ahok harus mendapatkan angka survei diatas 70 persen karena ukurannya Jakarta yang memiliki kekhususan yakni sebagai ibu kota negara, media dan anggaran masa yang banyak. Sementara incumbent di daerah yang tidak memiliki kekhususan dibanding Jakarta seorang incumbent yang maju kembali juga meraih angka survei diatas 70 persen. i, 

“Oleh karena itu hasil survei Ahok harus lebih dari 70 persen,” tegasnya. 

Lebih lanjut Riza mengatakan, dengan hasil survei yang dilakukan Poltracking Indonesia maka semakin menujukan dan menyakini bahwa Ahoik akan kalah dalam Pilgub 2017 mendatang. Apalagi Ahok memiliki kontroversi seperti emosial dan kerap marah-marah. Sehingga jangankan anak-anak, orang yang berasional pasti tidak akan mendukung Ahok. 

“Ahok dengan angka itu maka akan semakin tampak kekalahannya. Selama ini Ahok didukung orang hebat dan kaya,” jelasnya.