Beranda Nasional Hentikan Linberalisasi Pendidikan Wujudkan Pendidikan Gratis, Ilmiah dan Demokratis

Hentikan Linberalisasi Pendidikan Wujudkan Pendidikan Gratis, Ilmiah dan Demokratis

0
BERBAGI

Radarkotanews.com, Jakarta – Sejak 2 April hingga sekarang situasi yang terjadi di beberapa kampus, ada ratusan mahasiswa berkumpul dengan berkonsentrasi berpusat di Istana Negara dengan isu bagaimana mendorong pemerintah Indonesia lebih serius mengurus masalah pendidikan yang semakin liberalisasi menuju pasar bebas.

Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Jami Kuna, menjelaskan hal ini tidak hanya di Jakarta, di Lampung terjadi penangkapan 16 mahasiswa yang menolak dana infaq bagi kampus, di daerah Banten, Makasar, Papua juga mengalami hal yang sama 2000 orang ditangkap di Papua dalam sehari, di UGM mahasiswa mencapai 18000 orang, terjadi karena mengalami hal yang sama disektor pendidikan dengan uang kuliah tunggal,

“Atas nama Aliansi Mahasiswa mencoba mengupdate informasi atas gejolak yang terjadi di daerah karena gagalnya sistem pendidikan kita”ujar Jami Kuna dalam konfrensi pers yang bertajuk ” Hentikan Linberalisasi Pendidikan Wujudkan Pendidikan Gratis, ilmiah dan Demokratis” di gedung LBH jakarta, rabu (11/05/2016).

Sementara di tempat yang sama Federasi Mahasiswa Kerakyatan (FMK), Hasyim menegaskan memang pasal pendidikan menjadi masalah bagi kita semua, mulai ekonomi politik kita bisa melihat berkat dari kegagalan pendidikan melalui kemiskinan, kemiskinan bukan karena tidak ada pekerjaan melainkan kehendaknya pemimpin rakyat, dan politik semakin jauh dan tidak dipercayanya mekanisme politik di Indonesia karena tidak mengarahkan rakyat untuk maju.

Hasyim menilai, masalah pendidikan di beberapa kota, hampir 10 kota merespon bagaimana melawan sisitem pendidikan, ekonomi adalah ujian bagi kita semua dimana akses pendidikan dihambat oleh ekonomi dimana kebijakan dibuat mencekik rakyat dan program yang dibuat pemerintah orientasinya tidak mensejahterakan rakyat.

“Mari bersama sama menolak tarif mahal dan mencabut UU pendidikan yang tidak mendidik rakyat.”ajak Hasyim.(ID)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here