Beranda Ekonomi Harga Cabai Terjun Bebas, Omzet Pedagang Menurun.

Harga Cabai Terjun Bebas, Omzet Pedagang Menurun.

0
BERBAGI

Radarkotanews.com – Kabar gembira bagi Anda yang gemar memasak makanan pedas karena si biang pedas, yakni cabai sekarang harganya begitu murah.
Di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, harga cabai terjun bebas dalam 2 hingga 3 minggu terakhir.
Penurunan harga cabai tersebut dipengaruhi oleh panen raya yang kini sedang terjadi.

Cabai-cabai cantik yang didistribusikan kemasyarakat di pasar induk, Jakarta¬† hari ini, Jum’at (23/10/2015), mencapai 8 ribu rupiah perkilogram untuk jenis cabai merah kriting. Untuk cabai besar merah/hijau harga menyentuh 10 ribu rupiah padahal tiga minggu yang lalu 15 ribu rupiah perkilogramnya.
Lalu untuk jenis rawit merah hanya 10 ribu rupiah perkilogramnya dari harga sebelumnya yang sempat melambung hingga 30 ribu rupiah perkilogram.
Untuk cabai rawit hijau kini 15 ribu rupiah perkilogram dari sebelumnya 25 ribu rupiah perkilogram.

Cabai-cabai itu umumnya didatangkan dari luar Jakarta, seperti cabe merah kriting yang didatangkan khusus dari Magelang dan Malang, Jawa Timur. Sedangkan cabai rawit merah didatangkan dari Mataram-NTT dan Brebes-Jawa Tengah.
Untuk rawit hijau dari Cikajang-Jawa Barat.

Cabai yang paling banyak dicari konsumen adalah cabai jenis rawit merah. Selama harga turun, otomatis daya beli masyarakat menjadi tinggi. Namun situasi ini ternyata merugikan pedagang, sebab omset mereka menjadi berkurang meski penjualan tinggi.

Menurut salah seorang pedagang cabai di Pasar Induk, Jakarta Suprapto (36 tahun) kondisi harga cabai murah yang mengikuti panen raya ini diperkirakan akan terjadi selama satu bulan. Para pedangan tentunya berharap harga cabai akan kembali naik (normal) seperti sedia kala.

“Dari segi omset pastinya pendapatan saya tidak sebesar biasanya”, ungkap Suprapto yang telah berjualan cabai selama 15 tahun di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta.(SA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here