BERBAGI

RadarKotaNews – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Mahasiwa Sumatra Utara kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Lembaga Anti Rasuah Indonesia (KPK) Jakarta Selatan Rabu, (12/18)

Koordinator Gerakan Pemuda Mahasiwa Sumatra Utara, Riswan mendesak KPK untuk lebih tegas terkait korupsi di kota medan Sumatera Utara

“Tindakan kejahatan Korupsi kini terjadi secara masif di Kota Medan Propinsi Sumatera Utara”. ujar Riswan di sela sela aksinya.

Saat menemui pihak KPK Riswan menyampaikan bahwa tindakan Korupsi di kota medan hari ini sangat masif terjadi, oleh karena itu dirinya berharap, KPK jangan sampai lengah terhadap persoalan tindakan korupsi yang terjadi di daerah

Dia pun menyebutkan salah satu oknum pejabat pemerintah kota medan yang terduga melakukan tindakan korupsi yakni Kepala Dinas PU dan Kabid Drainase Dinas PU Kota Medan yang merugikan Anggara Daerah sebesar Rp. 3.360.330.000 pada tahun 2015.

Dalam kesempatan yanga sama ketua Umum Gerakan Pemuda Mahasiwa Sumatera Utara, faisal siregar menambahkan bahwa anggaran tersebut di dialokasikan untuk pembangunan Drainase/gorong-gorong di Kota Medan, dalam hal pembangunan Drainase di Jln. Amal Kecamatan Medan Tunggal yang dimenangkan Oleh PT.

Adapun, BUKIT ZAITUN dengan jumlah anggaran senilai Rp. 3.360.330.000 pada tahun 2015 di duga kuat pekerjaan hanya 70% dan Melanggar peraturan Menteri no 7 Tentang standard an Pedoman Pengadaan Pekerjaan Konstruksi dan Jasa Konsultasi.

“Proyek Drainase ini juga suda terdapat temuan dari BPK RI pada tahun 2016 dan ditahun 2017 dianggarkan kembali oleh Pemerintah Kota Medan” Ungkapnya

Selain itu kepala Dinas PU Kota medan Bpk. Choirul Sahnan Harahap Dinilai tidak mampu mengelolah Anggaran Negara sebesar 1 Triliun sehingga terindikasi terjadi Praktek tindak Pidana Korupsi di Dinas PU Kota Medan.

Mereka pun mendesak KPK untuk segera melakukan proses hukum atas dugaan korupsi tersebut.

“Kami mendesak KPK agar jangan sampai masuk angin lagi, korupsi saat ini sudah menjadi parasit pertumbuhan dan kemajuan bangsa kita hari ini, termasuk korupsi di daerah terutama Kota Medan” Pungkasnya

Pada akhir pernyataannya Riswan pun mengancam akan terus mendatangi kantor lembaga rasua tersebut untuk mempertegas persoalan tersebut kepada KPK sampai pelakunya ditangkap penegak Hukum.

“Kami juga akan terus menggelar aksi di depan kantor KPK untuk terus mendesak persoalan ini sampai pelaku koruptor di kota medan tersebut di tangkap penegak hukum,”katanya. (Imf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here