Beranda Opini GN – USI : Berhentikan Sementara Waktu 5 Pimpinan KPK RI

GN – USI : Berhentikan Sementara Waktu 5 Pimpinan KPK RI

0
BERBAGI

RadarKotaNews – Mensikapi alur persidangan vonis terkait penyalahgunaan kewenangan mantan Menteri Kesehatan RI Dr Siti Fadillah Supari dalam pengadaan alat kesehatan guna mengantisipasi kejadian luar biasa pada tahun 2005 pada Pusat Penanggulang Masalah Kesehatan DEPKES RI

Dimana pada saat pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum KPK RI menyampaikan Bahwa Prof Dr H Amien Rais MA menerima aliran dana terkait korupsi pengadaan alat kesehatan tersebut yang disinyalir merupakan pembunuhan karakter terhadap tokoh reformasi Prof Dr H Amien Rais, MA

Dapat diduga juga telah melakukan politisasi kasus tersebut dengan berupaya melakukan kriminalisasi terhadap tokoh reformasi Prof Dr H Amien Rais, MA telah terbantahkan oleh Majelis Hakim Diah Siti Badariah menyatakan setuju fakta hukum yang disampaikan oleh JPU KPK RI tersebut.

Akan tetapi Majelis Hakim Diah Siti Badariah juga menyatakan bahwa Aliran Dana tersebut tak ada relevansinya dengan kasus tersebut dan tidak dapat dipastikan aliran dana tersebut berasal dari proyek pengadaan alat kesehatan.

Pandangan hukum Majelis Hakim Diah Siti Badariah tersebut berarti telah mengeyampingkan pernyataan JPU KPK RI tersebut secara hukum bahwa tak ada keterlibatan Prof Dr H Amien Rais MA dalam kasus penyalahgunaan wewenang pengadaan alat kesehatan tsb. Akan tetapi JPU KPK RI tetap berdalih bahwa ini akan memungkinkan untuk dilakukan pendalaman kasus lain lebih lanjut.

Namun dengan Pandangan hukum Majelis Hakim Diah Siti Badariah tersebut yang menyatakan tak ada relevansinya dengan kasus tersebut serta merta bahwa persoalan ini selesai.

Pernyataan tendesius JPU KPK RI tersebut telah membawa dampak serius terhadap nama baik dan prestasi Prof Dr H Amien Rais MA begitu banyak masyarakat telah terdistorsi menyatakan tokoh reformasi tersebut korupsi ini dapat dibuktikan dengan adanya demo berkali kali di depan Gedung KPK RI yang menyatakan Tangkap dan Adili Prof Dr H Amien Rais MA.

Kriminalisasi, Politisasi dan Pembunuhan Karakter seperti ini seharusnya tak lagi dikedepankan dikemudian harinya..sepatutnya JPU KPK RI berhati hati dalam menyampaikan pernyataan pernyataan tendesius dalam penangan kasus korupsi.

Untuk itu Gerakan Nasional – Ummat Selamatkan Indonesia akan bersikap untuk terus mengawal dan menindak lanjuti persoalan pernyataan tendesius yang disinyalir merupakan pembunuhan karakter, politisasi kasus dan upaya kriminalisasi tersebut dengan mengedepankan langkah langkah hukum yaitu :

Pertama, Akan membawa persoalan ini ke Tim Hak Angket KPK RI untuk kiranya dapat menjadi entry point Tim Hak Angket DPR RI dalam melakukan pengawasan kerja lembaga negara KPK RI

Kedua, GN – USI akan menyampaikan kepada Tim Hak Angket KPK RI untuk meminta Pemberhentian sementara 5 Orang Pimpinan KPK RI selama proses ini dalam penyelidikan dan penuntasan persoalan.

Ketiga, GN – USI akan menyampaikan laporan dugaan Politisasi kasus, upaya Kriminalisasi dan pembunuhan karakter Prof Dr H Amien Rais MA ke Deputi Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat KPK RI atas nama JPU KPK RI yang telah menyatakan pernyataan tendesius pada pembacaan tuntutan kasus pengadaan alkes tersebut.

Keempat, GN – USI akan menyampaikan laporan pengaduan kepada instansi terkait guna proses hukum tindak lanjut terhadap jaksa yang terindikasikan abuse of power.

Kelima, GN – USI meminta kepada MENKO POLHUKAM RI untuk mengambil langkah langkah tepat dan cepat dalam penghentian proses politisasi dan kriminalisasi tokoh agama, tokoh nasional, aktifis mahasiswa dan tokoh tokoh kekuatan pro demokrasi lainnya.

Keenam, GN – USI mensinyalir adanya upaya membenturkan Tokoh Tokoh tersebut dengan Presiden RI Ir Joko Widodo sehingga timbul keretakan silaturahim sehingga akan membawa dampak terbelahnya kesatuan dan persatuan.

Ketujuh, GN – USI meminta kepada Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo membangun jembatan harmonisasi seluruh komponen dan elemen anak bangsa.

Jakarta, 20 Juni 2017
Gerakan Nasional Ummat Selamatkan Indonesia

Koordinator :
Hendri Kurniawan

Presidium Aliansi Organisasi
Armyn Gultom ( KORNAS FOKAL IMM ) Rusli Halim ( DPP Parra Indonesia ) Rahman Key ( DPP Garda Muda Nasional ) Marhall Nasution ( Gerakan Masyarakat Pendukung Perjuangan Amanat Reformasi ) Irfan Maftuh ( Gerakan Masyarakat Pemuda Bela Bangsa & Rakyat ) Anhar Tanjung ( Presidium Mahasiswa Bela Rakyat ) Musfir Dahlan ( Masyarakat Jakarta Peduli ) Mansyur Husein ( Front Pemuda Muslim Maluku ) Eman Suherman ( Persatuan Mahasiswa Islam Pangandaran ) Wahidin Mulyadin ( Relawan Santri Indramayu ) Yogi ( Relawan Merah Hati Indonesia ) Arif ( Ikatan Mahasiswa Kabupaten Sumenep DKI Jakarta ) Aisyah ( Keluarga Besar PII DKI Jakarta ) Fahmi ( Presidium Solidaritas Mahasiswa Indonesia ) Abidal ( Majelis Mahasiswa Gotong Royong Pancasila ) Ade Selon ( Gerakan Pemuda Jakarta ) Abdullah Rasyid ( SEKNAS Boemi Putera ) Bagus Mulyono ( Koalisi Demokrasi untuk Keadilan ) Siti Rafika Hardianshari ( Perempuan Amanat Nasional Jawa Timur ) Ical syamsudin ( lembaga anti korupsi / LAKRI ).

(Adrian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here