BERBAGI

RadarKotaNews – Sejumlah massa mengatasnamakan diri dari Garda Muda Palapa menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN RI), Jakarta, Senin (16/04), terkait dengan gagalnya memberikan harapan bagi terwujudnya kedaulatan garam nasional.

Kordinator Garda Muda Palapa Chairullah Talouhu mengatakan bahwa, Pemenuhan kebutuhan garam nasional yang selama ini dilakukan dengan cara impor sangat memalukan. Hal itu karena Indonesia sebagai negara maritim yang mempunyai banyak potensi kelautan.

“Impor garam sangat memalukan bagi bangsa Indonesia, karena potensi di Indonesia besar sekali. Tapi mengapa masih harus beli ke India dan Australia,”ujar Chairullah di sela-sela orasinya.

Pasalnya, Persoalan produksi garam nasional pada dasarnya bukan terletak pada kuantitasnya, tapi karena kurangnya upaya pemberdayaan garam pada masyarakat dan bantuan teknologi.

Padahal kata dia, dengan program pemberdayaan dan pemberian mesin pemroses garam bagi kelompok tani garam bisa menjadi stimulus perkembangan produksi garam hingga akhirnya pada 2015 bisa swasembada garam dan tidak bergantung pada negara lain.(Wawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here