Beranda Opini Foice Pemuda Melanesia, Minta MK Tolak Hasil Putusan KPU Sorong Selatan

Foice Pemuda Melanesia, Minta MK Tolak Hasil Putusan KPU Sorong Selatan

0
BERBAGI

Jakarta, Radarkotanews.com – Kemenangan paslon bupati-wakil bupati Samsudin Anggiluli dan Marthinus Salamuk dengan jumlah suara sebanyak 16.367 suara atau 51,55 %.

Menurut versi KPU ia mengalahkan paslon nomor urut dua Dortheis Sesa-Lukman Kasop, yang hanya memperoleh 15.381 suara atau 48,45 %.

Namun patut di pertanyakan kemenangan Samsudin Anggiluli dan Marthinus Salamuk tersebut, kita tahu bahwa di sela-sela perhitungan suara terjadi setting agenda atau bisa juga di bilang hadden agenda dengan ada nya rekomendasi Panwaslu Kabupaten Sorsel untuk pencoblosan ulang di 1 TPS yakni TPS Kampung Bedare, Distrik Metemani.

Hal ini membuat dugaan kami adanya peluang besar terjadi kecurangan, kenapa harus 1 TPS dan disela-sela perhitungan suara berlangsung.

Hal-hal kecil ini bisa berakibat fatal salah satunya bisa memicu konflik.

Jangan sampai kejadian tolikara terjadi di Sorong Selatan, karena dari awal juga KPU dan Panwas sudah kerja nya tidak benar, kita ambil contoh seperti tokoh adat besar setempat, Michel. Momot, yang mencalonkan dirinya sebagai paslon bupati rekomendasi nya diganjal sehingga tidak bisa maju dalam pilkada,”  

Kami mendesak MK untuk segera selamatkan Sorong Selatan dari mafia Pilkada, Mahkamah Konstitute (MK) segera Tolak Hasil Keputusan KPU Pilkada Sorong Selatan. Jika MK tidak menolak hasil tersebut, berarti MK mengingin pemimpin yang lahir dari kecurangan yang tidak di inginkan oleh rakyat.

Selain sorong selatan, kami juga kawal beberapa kasus kecurangan di Bumi Melanesia, seperti Maluku, Papua, NTT dan NTB.

Untuk ketahuan kawan-kawan media bahwa hari senin kami turunkan 300 orang melakukan aksi di depan Mahkamah Konstitusi (MK). Untuk mengawal tuntutan tersebut dan membongkar kasus di daerah lain.

 

Oleh :

Abdullah Kelrey

Foice Pemuda Melanesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here