Beranda Internasional Filipina Pun Tak Percaya Kalau Pembebasan Sandera Itu Gratis

Filipina Pun Tak Percaya Kalau Pembebasan Sandera Itu Gratis

0
BERBAGI

Radarkotanews.com, Manila Sepuluh dari 14 WNI telah bebas dari sekapan kelompok separatis Filipina, atau yang tenar dengan Abu Sayyaf. WNI itu adalah Anak Buah Kapal (ABK) Brahma 12 dan tongkang Anand.

Akan tetapi, pembebasan 10 WNI tersebut disangsikan oleh beberapa pihak, hal itu lantaran pembebasannya dilakukan secara gratis tanpa uang tebusan.

Menurut keterangan dari Kepala polisi Jolo, Junpikar Sitin mengaku dirinya tidak mengetahui mengenai kesepakatan yang terjadi antara Pemerintah RI dengan kelompok Abu Sayyaf.

Akan tetapi, kata dia, Abu Sayyaf tidak pernah melepaskan sanderanya tanpa uang tebusan.

Menurut berita Asiaone, seseorang yang enggan disebutkan jati dirinya menyatakan telah terjadi transaksi 50 juta peso atau setara dengan Rp 13,1 miliar dari pihak Indonesia ke Abu Sayyaf.

Keraguan pembebasan 10 WNI tanpa syarat juga diutarakan anggota staf militer Filipina yang ikut dalam negosiasi dengan Abu Sayyaf. Dia pun mengatakan tak tahu tentang pembayaran tebusan itu. Bahkan dirinya sulit membayangkan Abu Sayyaf membebaskan sandera tanpa menerima uang tebusan.

Berbagai laporan media Filipina juga mengatakan bahwa mereka meragukan pembebasan tersebut tanpa syarat uang tebusan.

Wali kota Jolo, Hussin Amin yang marah dengan pemberitaan pembayaran uang tebusan tersebut mengatakan dia menyambut baik pembebasan sandera asal Indonesia tersebut, namun juga mangaku tidak tahu menahu mengenai apakah uang tebusan telah dibayar.

“Jika pembebasan itu dilakukan dengan imbalan uang, maka mereka yang membayar telah mendukung Abu Sayyaf,” kata Amin.

“Uang ini akan digunakan membeli lebih banyak senjata dan digunakan sebagai dana mobilisasi oleh penjahat ini.”(Ip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here