BERBAGI

RadarKotaNews – Kondisi ekonomi Indonesia saat ini di nilai lebih buruk dari krisis ekonomi pada tahun 1998. Menurut saya, krisis tahun 1998 lebih baik karena usaha kecil menengah dan koperasi relatif lebih kuat dan dapat menopang krisis kala itu, yang katanya, tak akan menghancurkan perekonomian secara nasional.

Begitu pendapat Wakil ketua umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono dalam diskusi Publik dengan mengangkat tema “Ancaman Krisis Ekonomi” di restoran pulau dua senayan jalan Gatot subroto Jakarta pusat, Rabu (01/08).

Saat ini, menurut Ferry, keadaan pelaku usaha kecil, menengah, dan koperasi sudah hancur. Ini menyebabkan fondasi ekonomi sudah tak ada lagi. Saat ini apabila terjadi krisis sudah nggak ada lagi benteng perekonomian terakhir, buffer nya udah nggak ada

“Keadaan ekonomi saat ini banyak yang disembunyikan kebenarannya, dan terdapat fakta-fakta yang telah dimanipulasi. Contohkan dengan kurs rupiah yang lebih dari 15.000 USD.”ujarnya

Menurut dia, melemahnya nilai tukar rupiah diakibatkan karena faktor fundamental ekonomi Indonesia yang telah hancur. Karenanya saya merasa aneh jika nilai tukar rupiah yang melambung tersebut dianggap normal. bukan hanya masyarakat menengah ke bawah. Namun, para pelaku usaha pun banyak yang merasakan kesulitan hingga tidak dapat berdagang.

Ferry merasa, Jokowi gagal dalam menciptakan iklim perekonomian yang sehat di negara kita oleh sebab itu saya setuju dengan ajakan Rizal Ramli agar kita segera membuat pergerakan Nasional Selamatkan Ekonomi di negara kita.(adrian).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here