Beranda Ekonomi Evaluasi Pelaksanaan Program Kerjasama Perdagangan Produk Unggulan Antar Daerah

Evaluasi Pelaksanaan Program Kerjasama Perdagangan Produk Unggulan Antar Daerah

0
BERBAGI

RadarKotaNews – Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Bawesdan menyebut Permasalahan pangan di DKI Jakarta disebabkan belum efisiennya biaya transportasi dari daerah/provinsi lain ke Jakarta, belum efektifnya rantai pasokan pangan dari hulu ke hilir.

“Sementara 90% pasokan pangan di DKI Jakarta berasal dari daerah produsen, keterbatasan daya dukung lahan pertanian, pertenakan dan lingkungan dalam menyuplai kebutuhan pokok pendududk DKI Jakarta serta peningkatan kebutuhan pangan,”kata Anies saat Raker Gubernur Asosiasi Pemerintah Propinsi Seluruh Indonesia ( APPSI ) tahun 2018 bertajuk “Evaluasi Pelaksanaan Program Kerjasama Perdagangan Produk Unggulan Antar Daerah” di kawasan Sawah Besar, Jakarta pusat, Kamis (6/12/18)

Karna itu, Upaya yang telah dilakukan oleh Pemrov DKl Jakarta diantara ketersediaan stock dan pengendalian harga pangan stragis, memonitor ketersiaan pasokan gas elfiji, pengawasan perederan minumn beralkohol serta pengawasan mutu makanan di pasar tradisional dan pasar modern.

Selain itu, Upaya pemprov DKI Jakarta untuk menjaga inflansi pangan dan pengembangan kerjasama antar daerah yaitu Membangun dan menyelenggarakan sentra perdangangan bahan pokok makanan, mengadakan dan menyalurkan serta menjaga stabilitas suplai distribusi dan harga pangan pokok, melakukan dan mengelola perdagangan umum pokok beras.

Karna itu mari kita membina perdagangan besar dan ikut membantu stabilitas harga dan kelancaran distribusi barang

Termasuk kata Anies, Rekomendasi pengembangan antar daerah : Memperluas kerja sama dengan daerah pemasok melalui Mitra Praja Utama (MPU) Badan Kerja Sama Pembangunan (BKSP) dan kerja sama langsung dengan daerah pemasok dalam bentuk G to G dan B to B,

Anies juga berharap, Optimalisasi Jalur Kereta Api untuk pengiriman pangan antar daerah, Kerjasama antar daerah dalam Informasi Surplus Pangan dan Data terkait harga. Begitupun, Pembangunan pusat distribusi pangan di daerah pemasok dan Penyusunan PERDA Ketahanan Pangan untuk dapat melakukan kerja sama Contract Farming & Standby Stok (On Farm).(fy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here