Beranda Politik Dalam Melaksanakan Pemilu, Perlu Pengedukasi Masyarakat Ambil Duitnya Jangan Pilih Oragnya

Dalam Melaksanakan Pemilu, Perlu Pengedukasi Masyarakat Ambil Duitnya Jangan Pilih Oragnya

0
BERBAGI

RadarKotaNews – Pilkada mengalami pasang surut mengenai pemilihan Kepala daerah, yang dulu Kepala daerah dipilih oleh Presiden, dipilih oleh Anggota Dewan dan sekarang kepala daerah sudah dipilih langsung oleh rakyat.

Hal tersebut di sampaikan Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Ir. Ahmad Riza Patria, MBA dalam diskusi bertajuk “Pilkada Serentak 2018 dan Problem Demokrasi”, yang di gelar oleh Himpunan Keluarga Maluku Utara Bersama Sekjen MPR RI di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta, Minggu (25/03).

Menurut dia, dengan maraknya money politik dan belakangan kepala daerah menjadi tersangka yang ditetapkan KPK Ini sangat menarik, sebab kata dia, Pilkada yang tepat yang dipilih langsung oleh rakyat karena lebih Demokratis. Untuk daerah yang ada konflik, misalnya di Papua mungkin kalau yang milih DPRD mungkin lebih baik, tapi kalau di Kota Besar seperti Jakarta ya lebih baik dipilih langsung oleh masyarakat.

‘Syarat menjadi kepala daerah harus memenuhi beberapa syarat antara lain : Punya intregritas, mempunyai syarat dukungan parpol, memenuhi elektibilitas dan popularitas dan mendapat dukungan media, butuh dukungan dari jaringan serta isi tas juga sangat berpengaruh.”katanya.

Riza menilai, Demokrasi kita semakin keras, di era reformasi kekuasaan cenderung refresif. Contoh kemarin ada wacana Polri akan dijadikan Plt Gubernur ini tidak bagus. Polri tidak boleh berpolitik.

“Kita perlu mengedukasi masyarakat agar melaksanakan pemilu yang damai dan cerdas. Ambil duitnya jangan pilih oragnya.”pesan Riza.

Ia berharap, Politik ini harus diisi dengan orang-orang baik sehingga bangsa Indonesia menjadi baik.(wawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here