Buruh Mengecam Bom Sarinah Yang Akan Berdampak Kepada Dunia Usaha

Jakarta, Radarkotanews.com – Buruh indonesia mengutuk keras ledakan bom sarinah di ring satu yang bisa saja mengancam istana kepresidenan dan makin ambruknya ekonomi indonesia, jelas hal ini adalah kegagalan kerja polda metro jaya dalam mengamankan ibukota,” oleh karenanya kapolda metro jaya harus bertanggung jawab atas kejadian ini.”ujar Said.

Menurut Presiden KSPI Said Iqbal, Walaupun jumlah korban dan daya ledaknya tidak sebesar bom. Paris tapi bom sarinah ini akan berdampak kepada dunia usaha, pencapaian pertumbuhan ekonomi akan meleset, dan melemahnya rupiah terhadap dolar, yang akhirnya juga mengancam masa depan nasib buruh karena pesan teror dari bom tersebut disampaikan di daerah ring satu istana dan pusat bisnis indonesia serta lokasi dimana paling banyak warga negara asing dan kantor perusahaan asing berbisnis, apalagi ada satu wna yang meninggal dan beberapa terluka.

Buruh meminta pemerintah dan aparat keamanan khususnya polda metro jaya jangan menganggap enteng efek ekonomi indonesia pasca ledakan bom sarinah ini, kita harus tetap waspada dan bagi buruh “kami tidak takut” terhadap teror ini.”kata said dalam siaran persnya kepada redaksi radarkotanews.com di jakarta, Jum’at (15/1/2016).

Said menilai, pasca bom sarinah ancaman melemahnya nilai rupiah dan “wait and see” investor untuk masuk ke indonesia serta kebijakan upah murah melalui PP no 78/2015 akan semakin menurunkan daya beli buruh dan masyarakat dan kembali dibayangi ancaman phk akibat ekonomi yang akan terus melambat.

Selain itu, Buruh mendesak pemerintah memberikan jaminan keamanan bagi rakyat dan mengembalikan kepercayaan investor bukan sekedar menebar janji melalui media.(Id)