Beranda Nasional BEM Universitas Lampung Gelar Aksi Protes, Baca Puisi Selama 12 Jam di...

BEM Universitas Lampung Gelar Aksi Protes, Baca Puisi Selama 12 Jam di Depan Kantor Bawaslu

0
BERBAGI

RadarKotaNews – Sejumlah mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Lampung gelar aksi unjuk rasa atas kepeduliaannya terhadap keadaan Indonesia di kala pilkada serempak ini berlangsung. Aksi tersebut dilakukan dengan unik, bermonolog dan puisi selama 12 jam di depan kantor Bawaslu Republik Indonesia Jalan M.H Tamrin Jakarta Pusat, Senin (25/06).

Presiden BEM Universitas Lampung Muhammad fauzul Adzim, Menyatakan protes ke Bawaslu Republik Indonesia terhadap kinerja Bawaslu secara umum baik pusat maupun daerah yang jauh dari harapan untuk metnciptakan nilai-nilai demokrasi yang sesungguhnya.

Selain itu Fauzul juga, menyatakan sikap bahwa momentum pilkada serentak 2018 yang di laksanakan di 7 provinsi 15 kabupaten dan 39 kota harus menjadi pembahasan yang serius oleh seluruh kalangan untuk bisa sama sama mengawasi terutama pada persoalan politik uang, politik transaksional, politik sara dan investasi pihak pihak lain diluar kepentingan rakyat.

“Mematerai Bawaslu sebagai sampel perangkat demokrasi di indonesia untuk kuat mempertahankan stabilitas negara saat dilakukannya pilkada serentak di beberapa daerah.”kata Fauzul

Oleh karena itu, dirinya mengekspresi keresahan dan kegelisahan rakyat terhadap proses demokrasi yang penuh dengan tipu daya dan ilusi demokrasi liberal yang tidak terfokus pada kesejahteraan rakyat melainkan menjadikan rakyat sebagai objek politik saja.

Fauzul juga mengecam keras dengan metode seni dan sastra kepada para pemilik modal, korporasi, komprador, elit pengusaha yang menjadikan momen pilkada, pileg, pilpres, dan proses demokrasi lainnya sebagai alat melanggengkan kepentingan perusahaanya bukan kepentingan
rakyat.

“Sebagai ajakan kepada seluruh elemen masyarakat dan negara untuk mawas diri terhadap rongrongan para penghianat negara di momen-momen politik, Jangan sampai tahun – tahun politik ini kita menjual kepercayaan rakyat kepada kaum pemilik modal.”pesannya.

Trakhir Fauzul menyatakan dengan tegas bahwa mahasiswa senantiasa siap mengawal demokrasi indonesia demi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat indonesia.(adrian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here