Beranda Opini Arbi Sanit : Di Bawah Permukaan Ada Gejolak

Arbi Sanit : Di Bawah Permukaan Ada Gejolak

0
BERBAGI

RadarKotaNews – Di bawah permukaan ada gejolak yang mengerikan. Saya melihatnya lebih mengerikan lagi. Ada ancaman sekarang bagi Indonesia yang lebih menyeluruh, ini baru gerakan awal atau gerakan yang lebih intensif.

Demikian disampaikan pengamat politik UI, Arbi Sanit, dalam diskusi publik yang ber thema Dogma dan Liberasi Politik dalam mewujudkan Politik DKI Jakarta Aman, di kawasan Menteng jakarta, senin (17/04).

Lanjut Arbi menilai bahwa, Awal-awal dukung pemerintah negara, lama-lama karena distribusi tidak adil putus asa jadi menjatuhkan negara. Bikin negara dalam negara, trennya terulang. Sebab kata dia, Hampir 20 tahun ini gerakan-gerakan semula hanya anti penguasa, dikritik suapaya diganti, tapi dijaman jokowi tidak seperti itu, cara kita bernegara tidak tepat, cara merubahnya dari cara pemerintah selalu saja dimulai dengan aksi masa, ini konsep revolusi untuk menjatuhkan.

Pasalnya, Massa aksi dimasa sekarang sudah dimulai dari jaman gusdur. Tapi aksi masa kemarin mengerikan begitu banyakanya manusia untuk menuntut sesuatu. Kalau anda lihat dari ideologi apa yang mereka anut itu mengerikan, kita hanya melihat pesta-pesta saja.

Namun sekarang NKRI ini diganti sudah sampai disana, mulainya sejak aksi 212, dari ahok menista agama, ini mesti dirubah jadi negara islam. Dilihat dari pidato, tren-tren dan tren dunia, negara kita itu yang paling gampang dipengaruhi dan tergantung.

Jadi menurutnya, boleh saja kita bebas dari penjajah, kita berbicara real tapi persoalannya penjajahan ekonomi. Kalau kita berbicara pilkada, Ahok itu alasan untuk menghukum panutan. Sementara, Orang-orang yang dibalik untuk merobah NKRI ini supaya menang, korbannya Ahok.

“Bagaimanapun dia harus dikalahkan. Gagasan dogmatis adalah orang mati saja dihukum. Segala cara dipakai. Mau bikin Jakarta bersyariah, kalau menang seperti itu. Kalau menang agama diutamakan. Dogma seperti itu tidak ada kompromi tidak memakai rasional.”Terang Arbi.(WaWaN).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here