Beranda Hukum Apa Kabar Kasus Korupsi UPS Yang Sempat Menjadi ‘Trading Topic’ di DKI...

Apa Kabar Kasus Korupsi UPS Yang Sempat Menjadi ‘Trading Topic’ di DKI Jakarta

0
BERBAGI

Radarkotanews.com – Pasca di tetapkannya Alex Usman mantan Kepala Sudin Pendidikan Menengah Jakarta Barat Bidang Sarana dan Prasarana dan Zaenal Sulaiman Kadin Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, sebagai TSK. Kasus uninterruptible power supply (UPS) seperti ‘stuck’ dan berjalan ditempat. Presidium Mabes Anti Korupsi (MAK), Rahman latuconsina mengatakan bahwa saat ini masyarakat Jakarta berharap atas penyelesaian kasus UPS yang melibatkan beberapa Anggota DPRD DKI Jakarta.

Menurut Rahman pihak Bareskrim Mabes Polri terlihat gamang dalam menangani kasus tersebut. Dalam testimoni Alex Usman sampai dengan hari ini Polri belum menyatakan testimoni Alex belum bisa dibuktikan.

“Bareskrim Mabes Polri seperti ‘gamang’ menaikan status H. Lulung dari sekedar saksi dalam Kasus ini,” ucap Rahman dalam rilisnya yang menyuarakan aspirasi rakyat Jakarta.

Menurut Rahman, sosok Alex dan Zaenal hanya merupakan Tumbal dan bagian terkecil dalam Kasus Korupsi UPS ini.

Rahman juga berpendapat dalam kasus telihat adanya interfensi dari berbagai pihak terhadap Penyidik Bareskrim Mabes Polri, serta sikap arogan H. Lulung, yang akan melakukan praperadilan dan menggugat balik Polri jika H. Lulung di tersangkakan.

“Menurut mereka H. Lulung sangat kooperatif dan bisa menjadi Mr. Blower dalam Kasus ini,” ujarnya.

Masih menurut Rahman, penetapan tersangka (TSK) atas diri seseorang itu merupakan peristiwa Hukum, yakni ketika ditemukan minimal 2 (dua) alat bukti pada proses penyelidikan dan penyidikan.

“Jadi bukan merupakan rangkaian peristiwa antara Kooperatif dan tidak Kooperatif ketika dimintai keterangan sebagai saksi,” tuturnya.

Kita bisa melihat bagaimanan H. Lulung mencoba membuang badan dalam kasus ini dan coba mencari TSK baru guna memenuhi libodo Penegakan Hukum Penyidik Mabes Polri.

“Pihak penyidik agar tidak terkecoh dan bisa melihat kasus ini berdasarkan Fakta Hukum yang ada,” sarannya.

Dapat diketahui awal dari kasus korupsi ini saat adanya perseteruan panjang punggawa DPRD DKI Jakarta dengan Gub. Ahok diyakini melibatkan para elite di kota yang merupakan ibu kota negara ini.

“Bareskrim Mabes Polri harus bisa membuktikan bahwa bukan hanya sekedar ‘tumbal’,” tandasnya.

Rahman beserta rakyat Jakarta berharap Polri bisa menjerat dalang serta aktor intelektualnya. Sehingga Kasus Korupsi UPS yang sempat menjadi ‘tradding topic’ di Jakarta ini bisa benar-benar terusut secara tuntas.(F)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here