Beranda Daerah Ancaman Serius Negara : Radikalisme, Terorisme, ISIS dan Separatisme

Ancaman Serius Negara : Radikalisme, Terorisme, ISIS dan Separatisme

0
BERBAGI

RKN, Surbaya – Dewan Pimpinan Wilayah Jawa Timur Komunitas Sahabat TNI/Polri (Kombatpol) mengelar Tablik Akbar di Masjid Nasional Al Akbar Jl. Masjid Al Akbar No.1 Surabaya, (18/5/2017), yang bertajuk “Mewaspadai dan Menanggulangi Bahaya Radikalisme, Terorisme, ISIS dan Separatisme”

Ketua DPW Kombatpol Jatim Hendri Sobek mengatakan bahwa akhir-akhir ini disibukan dengan berbagai permasalahan nasional. Permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia ditakut akan dimanfaatkan oleh pihak lain yang berbau radikal.

Patut diketahui bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan bahwa terorisme dan sparatis adalah haram.

“MUI telah mengeluarkan Fatwa terorisme dan spratisme adalah haram di negara ini”, ucap Ketua MUI Jawa Timur Abdussamad Bukhori meyampaikan saat memberikan sambutannya.

Lanjut Abdussamad, Indonesia umat muslimnya sangat besar dan wajib hukumnya menjaga negara Indonesia. Pancasila mempunyai tujuan menjadikan masyarakat yang baik menjadikan negara yang aman dan nyaman.

“Pergub yang melarang gerakan gerakan separatis dan terorisme, sangat tepat, untuk mengatasi adanya gerakan tersebut” ujarnya.

Menurut Abdussamad, gerakan Syi’ah perlu mendapatkan pengawasan dan perlu diwaspadai. Banyak contoh kejadian-kejadian yang melibatkan kelompok Syi’ah di Indonesia, bahkan di sampang sampai sekarangpun belum tuntas.

Dalam kesempatan yang sama menurut pandangan Staf Ahli Menkopolhukam Bambang Supriyanto Irawan, radikalisme merupakan suatu pemahaman yang salah yang dapat merusak dan mengancam kedaulatan negara, sedangkan separatisme juga ada kesamaan yang sama yaitu merusak tatanan suatu negara dimana sparatisme menginginkan pemisahan diri dari sebuah negara.

“Perang saat ini tidak secara langsung namun menggunakan orang lain untuk kepentingan suatu negara,” jelasnya.

Bambang menerangkan bahwa Negara Indonesia dirintis oleh para ulama yang gigih melawan penjajah di Indonesia. Bambang juga mengajak para peserta untuk meningkatkan ilmu agama sesuai dengan Al – Quran dan Hadis.

“Pemahaman terhadap Ilmu agama sesuai Al – Quran dan Hadis, sangatlah penting untuk menangkal munculnya gerakan radikalisme” tukasnya. (Handi K)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here