Beranda Nasional Aksi Kemanusiaan HMI Koorkom UNJ Terkait Kasus Penembakan di New Zealand

Aksi Kemanusiaan HMI Koorkom UNJ Terkait Kasus Penembakan di New Zealand

0
BERBAGI

RadarKotaNews – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi unjuk rasa menyikapi kejadian penembakan di Masjid Annoor Selandia Baru dengan korban umat muslim, di depan Gedung Kantor Kedubes Selandia Baru jalan Asia Afrika, Jakarta pusat, Rabu (20/3/19).

Mereka mengutuk keras aksi penembakan yang dilakukan oleh Breenon Taarant, Mengutuk segala bentuk perilaku terorisme dengan bentuk dan alasan apapun, Mengutuk segala bentuk perilaku rasial terhadap suku, ras, agama apapun karena sejatinya semua manusia itu sama

Himpunan Mahasiswa Islam Koordinator Komisariat Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rahman menilai penembakan yang dilakukan oleh Brenon Taarant di Christchurch New Zealand pada hari Jum’at (15/3) yang menewaskan hampir 40 orang muslim

Menurutnya, aksi itu dipicu oleh perilaku rasial pelaku yang menganggap bahwa supermasi ras harus ditegakkan dan kebenciannya pada imigran yang diakuinya sebagai alasan kuat pelaku dalam melakukan aksi kejinya ini bahkan ketika dimintai keterangan oleh pihak berwajib Breenon Taarant dengan bangga menyebut dirinya sebagai pahlawan yang telah berhasil membunuh ‘penjajah asing’ dan memusnahkan para imigran yang dianggapnya sebagai biang keladi dari segala bentuk kekacauan yang ada selama ini.

Rahman juga mengungkapkan, dalam manifesto yang ditulis pelaku juga menyebutkan ujaran rasial dengan narasai ‘White Power’ yang berbau rasis. Bahkan ketika ditangkap Breenon Taarant tidak ragu menunjukkan tangan yang membentuk simbol ‘White Supermacy’ tanda kalau dia tidak menyesal atas perbuataannya.

“Walau pada akhirnya Breenon Taarant dihukum penjara seumur hidup oleh pengadilan New Zealand namun hal ini sungguh tidak bisa dibiarkan terus ada dan dapat mengganggu perdamaian dunia ke depannya serta dikhawatirkan kasus-kasus seperti ini bisa mungkin terjadi tidak hanya di New Zealand namun seluruh dunia mengingat masih tingginya angka kasus-kasus rasial di seluruh dunia.”katanya.(Adrian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here