BERBAGI

RadarKotaNews – Kami datang menuntut keadilan. Tolong berlaku adilah para penegak hukum. Mengapa mereka yang menghina agama kami dibiarkan saja. Orang munafik dan kafir yang telah menghina Islam harus dilawan. Hari ini kita bangun jiwa kita bahwa kita adalah pemilik negeri ini.

Hal tersebut di sampaikan Ketua Dewan Pakar Pimpinan Pusat Aisyiyah, Hj. Nurdiati Akma dalam aksi 67 yang di gelar oleh DPP Persaudaraan Alumni 212 di depan Bareskrim Mabes Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat

Sambung dia, Kami datang ke Bareskim untuk meminta Keadilan Kepada Aparat Penegak Hukum agar menangkap dan memproses Diah Mutiara Sukmawati Soekarno Putri, Ade Armando serta Cornelis Karena menimbulkan kegaduhan, kontroversial, polemik dan keresahan di kalangan masyarakat Indonesia terutama Umat Islam.

“Kita datang kesini hanya mau meminta Keadilan jangan tebang Pilih. Kami Meminta dan sesegera mungkin kepada Aparat Kepolisian Republik Indonesia untuk segera, memproses, memanggil, memeriksa dan memenjarakan sesuai dengan proses hukum yang berlaku.”tegasnya.

Selain Nurdiati berpesan kepada segenap umat islam dimanapun berada untuk tetap menjaga Persatuan dan Kesatuan serta Ukhuwah Islamiyah. jangan mudah terpancing dan terprovokasi terhadap upaya-upaya pihak tertentu yang akan memanfaatkan situasi ini dengan tujuan untuk memecah belah Umat Islam.

Dalam kesempatan yang sama, Dewan Pembina Pimpinan Pusat Front Pembela Islam/FPI, Habib Muhsin Al Attas, mengatakan bahwa Penegakan hukum kita lemah.

“Ketika kaum aseng yang melaporkan ke polisi, cepat sekali diproses. Tetapi ketika umat Islam yang melaporkan, seperti berjalan ditempat. Oleh karena itu kami datang untuk meminta keadilan.” Tegas Hb Muhsin.(wawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here