Beranda Nasional Akibat Pembisik Jokowi, Buruh Terancam Punah

Akibat Pembisik Jokowi, Buruh Terancam Punah

0
BERBAGI

 

RadarKotaNews – Memperingati Hari Kerja Layak (Desent Work Day), Puluhan ribu buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) turun kejalan menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana, medan merdeka jakarta, Sabtu (07/10),

Mereka menuntut Cabut PP No. 78 tahun 2015 tentang pengupahan, tolak upah murah, naikkan UMP/K Tahun 2018, Jalankan jaminan kesehatan gratis untuk seluruh rakyat, ganti system InaCBGs, Stop PHK Buruh dan Selamatkan Buruh Indonesia.

“Hari ini sekitar 20.000 buruh Jabodetabek turun kejalan. Kami berharap Gubernur yang baru Anis-Sandi tidak menggunakan PP 78 / 2015 sebagai pangkal upah murah, Sebagai kontrak politik kami kemarin.”ujar Said dalam konfrensi pers ditengah aksi unjuk rasa.

Dikatakan Said, tidak menutup kemungkinan Bulan November akan mogok secara besar besaran dan melumpuhkan pabrik, karena Bulan November adalah penetapan UMP.

“Kita harapkan Bapak Jokowi tidak mendengar kan pembisiknya seakan akan tidak ada penurunan daya beli.”harap Said.

Menurut dia, hari ini adalah hari Kerja Layak Sedunia, ada 20 ribu buruh terlibat, Kami minta Bapak Jokowi bahwa benar daya beli turun. Tidak benar lawan politik yang menggoreng isu itu. Ribuan buruh di PHK. diantaranya Buruh Daria Varia, Indosat di PHK.

“Penyebab daya beli turun adalah upah buruh murah. Oleh karena itu kami minta se Asia Pacific naikkan upah buruh 50 dollar. Stop otomatisasi jalan tol.”katanya.

Selain itu Said mengungkapkan dari 14 paket ekonomi tidak berhasil menaikkan ekonomi. Kalau ini tidak diperhatikan maka demo akan meledak dimana mana sampai November nanti.

“Kami ingin mencounter bisikan-bisikan dari ekonom dan pengusaha yang salah. Semoga Bapak Presiden mau mendengar suara buruh.”terangnya.

“Daya beli menurun, PP 78/2015 harus dicabut.”(Denis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here