Beranda Nasional 10 Relawan SDMN Bersama Tim IB Gorontalo Berangkat ke Sulteng

10 Relawan SDMN Bersama Tim IB Gorontalo Berangkat ke Sulteng

0
BERBAGI

RadarKotaNews, Gorontalo – Gempa Bumi dan Tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala dengan kekuatan 7,7 skala richter, serta gelombang tsunami yang mencapai ketinggian 4-5 meter. Kejadian bencana alam yang menyebabkan 1.234 korban jiwa meninggal dunia, serta 799 luka-luka dan 99 orang hilang.

Demikian dikatakan Koordinator IB-Gorontalo yang juga Koordinator Komite Persiapan Komite Kampus SDMN-Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Rizal dalam pesan tertulisnya, Rabu (03/10/18),
Sampai saat ini 16.723 orang mengungsi di beberapa persebaran posko pengungsian dari data yang dilansir BNPB.

Situasi itu melahirkan luka yang mendalam bagi korban gempa bumi dan tsunami di Sulteng, serta menambah beban atas penghidupan yang sampai saat ini terus merosot.

Kondisi yang demikian pula menginisiasi organisasi massa pemuda-mahasiswa Serikat Demokratik Mahasiswa Nasional atau biasa disingkat SDMN kota Gorontalo melakukan penggalangan dana bantuan kepada korban gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala.

SDMN Kota Gorontalo yang juga tergabung dalam “The Humanitarian Center-Indonesia Bangkit Chapter Gorontalo” serta beberapa organisasi masyarakat lainnya.

“Duka atas kejadian bencana alam yang terjadi di Palu dan Donggala merupakan duka bagi rakyat Indonesia semua, karena kondisi ini juga akan menimpa kita juga dikemudian hari hanya tidak dapat tentukan waktunya”.ujar Rizal dalam pernyataannya.

Ditengah kondisi yang semakin sulit penghidupan rakyat indonesia, yang akhirnya menambah beban bagi rakyat yang sedang tertimpa bencana alam gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala.

“Untuk itu kita perlu saling bahu-membahu dalam membantu sesama kita yang sedang tertimpa musibah, usaha ini merupakan bentuk solidaritas kita terhadap sesama dan membantu meringankan beban bagi rakyat yang sedang mengalami bencana alam seperti di Sul-Teng”, lanjutnya.

Selain, melakukan penggalangan dana IB-Gorontalo juga mengirimkan bantuan dan relawan ke Posko Pusat Pelayanan Indonesia Bangkit di Kota Palu. Pengiriman Relawan yang mencapai 10 orang terdiri dari mahasiswa berbagai kampus di Gorontalo. Serta, Pengiriman bantuan berupa air mineral, beras, mie instan, popok bayi, pakaian bagi perempuan dewasa dan anak-anak.

“Penggalangan dana untuk korban gempa bumi dan tsunami di Sulteng ini yang telah mencapai hampir 16 juta Rupiah, akan dioperasionalkan untuk kebutuhan logistik mendesak yang diperlukan bagi korban”, tutur Rizal.

Sementara itu, penggalangan dana juga masih terus berlangsung diberbagai daerah yang terkoordinasi oleh SDMN Pusat yang juga tergabung dalam “The Humanitarian Center-Indonesia Bangkit”.

Maka dari itu KN-SDMN terus menyerukan kepada seluruh pemuda-mahasiswa untuk bisa terlibat aktif dalam aksi solidaritas kemanusiaan yang dilakukan oleh Indonesia Bangkit. Serta berterimakasih banyak atas keterlibatan kawan-kawan daerah koordinasi SDMN yang terus melakukan “Pelayanan Massa untuk Korban Gempa Bumi dan Tsunami di Sulteng”.(fy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here