Beranda Nasional 2 Tahun Penjara Bagi Penista Agama, Dibilang Kurang Iya, Tetapi Kita Harus...

2 Tahun Penjara Bagi Penista Agama, Dibilang Kurang Iya, Tetapi Kita Harus Menghargai Putusan Pemerintah

0
BERBAGI

RadarKotaNews – Dengan doa para Ulama kita Tokoh masyarakat kita dan dari semuanya Insya Allah akidah umat akan terjaga dan akan bermanfaat bagi generasi kita kedepan, sebentar lagi puasa kita berdoa agar kita bisa bersolat tarawih dengan Bpk. Gubernur dan Wakil Gubernur kita yang baru.

“KJP KJS plus akan segera kami kembangkan progam Gubernur baru kita, pernah Bpk. Anis bicara jika Anis Sandi terpilih kita akan melaksanakan Takbir keliling malam Idul Fitri, semoga saja ini dapat kita lakukan.”ujar Dr. Hidayat Nurwahid dalam acara Tabligh Akbar, Isro Mi’roj, Tasyakuran Kemenangan Kemenangan Gubernur Muslim dan Tarhib Romadhon 1438 H, di Lapangan Futsal Masjid Raya Al Ittihad Komplek Tebet Mas Jakarta Selatan, Kamis (11/05).

Sambung dia, tidak lebih dari 5% umat Muslim itu yang memilih Ahok tetapi lebih dari 95% memilih Bpk. Anis Sandi ini memang Masya Allah terwujud semua hajad umat Muslim untuk menjadikan pemimpin Muslim di Jakarta.

“Kenapa Ahok yang memilih sedikit karena Ahok menghina umat Islam sedangkan umat Islam tidak pernah menjelek – jelakan Ahok, itu lah jika kita tidak bisa menjaga mulut maka dari itu banyak kita berdoa berzikir agar terjaga mulut kita dari maut kita sendiri.”Pesannya.

Lebih lanjut Hidayat Nurwahid mengatakan, Umat Muslim ini umat yang paling manut atau nurut karena waktu aksi dilarang Solat Jumat di Tamrin juga nurut, disuruh aksi jangan diatas Jam 5 sore umat Muslim menghormati perintah itu memang saya solid dengan Umat Islam.

“Tidak di Indonesia saja Undang Undang hukuman bagi penistaan agama tetapi diseluruh negara di dunia ini ada Undang Undang tersebut maka dari itu pemerintah sangat adil dalam hal seperti sekarang penista agama dihukum dengan kurungan agar menjadi pelajaran bagi dia.”tegasnya.

Negara kita adalah negara Pancasila yaitu yang paling utama asas Ketuhanan Yang Maha Esa ini adalah kita harus saling menghormati berbagai agama di negara ini, 2 tahun penjara bagi penista agama itu ya dibilang kurang iya, tetapi kita harus menghargai putusan pemerintah saja.(Adrian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here